Dalam balutan suasana religius yang khidmat dan sarat makna, SMAN 1 Kenduruan menyelenggarakan kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W. 1447 Hijriah, sebagai wujud ikhtiar menumbuhkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini menjadi momentum spiritual yang mengajak seluruh warga sekolah untuk kembali merenungi perjalanan agung Rasulullah S.A.W. yang sarat dengan pesan keimanan, keteladanan, dan penguatan ibadah.
Rangkaian acara diawali dengan doa bersama (istigatsah) yang dipimpin oleh Bapak Ali Nashudin B., S.HI., M.A.Lantunan doa yang menggema di lingkungan sekolah menghadirkan suasana teduh dan penuh pengharapan, seolah menjadi pembuka pintu keberkahan bagi seluruh rangkaian kegiatan. Istigatsah tersebut tidak hanya menjadi sarana memohon pertolongan dan ridha Allah SWT, tetapi juga sebagai pengikat kebersamaan seluruh civitas akademika dalam satu ikhtiar spiritual.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SMAN 1 Kenduruan, Ibu Nur Ida Hasanatin, M.Pd.Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan sebuah refleksi mendalam untuk membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, serta spiritual. Beliau juga berharap agar nilai-nilai luhur yang terkandung dalam peristiwa Isra’ Mi’raj dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Puncak kegiatan diisi dengan tausiyah oleh Ustadz M. Bahrudin Yusuf Al Habib, S.Pd., yang mengangkat tema “Keberkahan di Bulan Rajab dan Perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W.”. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan menyentuh, beliau menguraikan keutamaan Bulan Rajab sebagai salah satu bulan mulia dalam Islam, sekaligus mengajak para siswa untuk mempersiapkan diri secara spiritual menuju bulan-bulan penuh ibadah berikutnya. Dalam ceramahnya, Ustadz M. Bahrudin Yusuf Al Habib juga menuturkan hikmah besar dari peristiwa Isra’ Mi’raj, khususnya mengenai perintah salat sebagai tiang agama dan sarana utama mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Melalui dakwah tersebut, para peserta diajak untuk meneladani akhlak Rasulullah S.A.W., menumbuhkan kesadaran beribadah sejak dini, serta memperkuat komitmen dalam menjalani kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Antusiasme dan kekhusyukan peserta terlihat sepanjang acara, menandakan bahwa pesan-pesan yang disampaikan mampu menyentuh hati dan menggugah kesadaran spiritual.
Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad S.A.W. 1447 H ini diharapkan menjadi titik tolak bagi seluruh warga SMAN 1 Kenduruan untuk terus meningkatkan kualitas iman dan takwa, serta menjadikan sekolah tidak hanya sebagai tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan kepribadian yang religius, berakhlak mulia, dan berwawasan kebangsaan.




